Cari

Kualitas Antara Guru Dibimbel dan Disekolah yang Layak Bagi Siswa SMA

Pelajar sekarang ini sangat membutuhkan suatu pengajaran yang baik didalam proses belajarnya, khususnya siswa di SMA. Salah satu stasiun telivisi memberitahukan, didalam salah satu topiknya mengatakan bahwa standart kelulusan di Sekolah Menengah Atas atau yang bisanya disebut SMA khususnya pada siswa kelas 3 yang dulunya ditetapkan 5,25 untuk memenuhi kelulusnya, tetapi di dalam sumber daya manusia di indonesia siswa SMA kelas 3 saat ini dituntut untuk memenuhi standart kelulusanya harus dengan nilai 5,50. Dengan adanya masalah seperti itu peran dan kualitas guru sangat diperlukan didalam proses belajarnya baik didalam disekolah maupun dibimbingan belajar. Dari hal tersebut mereka juga harus mengetahui kualitas guru mana yang layak baginya.

Kualitas guru dibimbel misalnya, guru dibimbel harus memiliki kualitas yang diharapkan oleh sebuah lembaga bimbel itu sendiri. Hal ini juga yang membedakan kualitas guru dibimbel dari pada guru disekolah. Beberapa hal yang mebedakan kualitas guru di bimbel lebih baik dalam hal menyampaikan materi adalah sebagai berikut

· Seleksi guru yang ketat,sebagai calon guru bimbel sudah tentu syaratnya harus lulusan PTN, tidak hanya itu calon guru bimbel pun harus menyampaikan cara mengajar yang baik, setelah lulus 2 hal tersebut, biasanya guru.Barulah dipertimbangkan layak apa tidak calon guru tersebut.

· Pembinaan guru yang matang, Minimalnya setahun sekali, guru-guru bimbel diberikan penyegaran oleh pengajar senior setempat.

· Kesejahteraan guru terjamin dilihat dari segi gaji yang lebih.

· Fasilitas yang memamadai, AC, absensi dengan komputer, atau bahkan belajar dengan multimedia, tulisan pengajarnya bagus

· Guru entertainer diharuskan setiap guru harus memiliki rasa yang humoris.

· Evaluasi belajar yang rapih sistem evaluasi dengan dengan komputerisasi, sehingga siswa dapat dievaluasi kelemahannya di materi atau pelajaran apa, umumnya dilakukan di bimbel.

Tetapi Guru disekolah khususnya siswa SMA juga tidak bisa dianggap remeh dalam memberikan suatu pengajaran, karena didalamnya seorang guru disekolah juga memilki kualitas-kualitas yang juga melalui filterisasi.Keunggulan guru disekolah dibandingkan bimbel dapat dilihat dari beberapa hal berikut ini:

  • Di bimbel yang siswa SMA diajarkan hampir bersifat praktis, rata-rata bukanlah konsep dasar, bahkan adakalanya guru bimbel mengajarkan cara cepat yang tidak logis atau tidak dterangkan rumus cepat itu dari mnana.Sedangkan guru di sekolah, sudah pasti yang diajarkan konsep dasar (keilmuan dasar), karena hal itu tuntutan kurikulum dari DIKNAS.
  • Di sekolah SMA punya guru BP, tempat siswa curhat. Sayang, hal ini belum dioptimalkan oleh siswa.
  • Kesejahteraan guru disekolah SMA , meskipun gaji guru di sekolah tidak lebih sampai 2 juta, guru sekolah punya jaminan kesehatan, tunjangan pensiun, tunjangan dapur,tunjangan anak, dll.
Setelah mengetahui kedua kualitas guru yang berbeda tersebut, maka hal tersebut akan dapat membantu dalam memecahkan dari suatu permasalahan itu bahwa siswa SMA sebaiknya menggunakan sebuah bimbel untuk membantu proses belajarnya.Karena dengan jelas dikatakan bahwa suatu lembaga sudah memiliki guru-guru yang berkualitas yang menunjang pula untuk menjalankan sebuah bimbel itu sendiri.Serta dengan didukungnya oleh sebuah artikel yang ditulis oleh bikin baru yang berjudul ”Tepat Memilih Bimbingan Belajar” (http://belajar pintar.com) yang didalamnya dijelaskan bahwa bimbel tersebut sangat layak untuk membantu proses belajarnya, terlebih untuk siswa yang sedang akan menghadapi ujian nasional

0 komentar:

Posting Komentar