Karangan nonfiksi (Bahaya Merokok Bagi Kesehatan)
Setiap tanggal 31 Mei masyarakat dunia memperingati Hari Bebas Tembakau Sedunia" (No Tobacco Day). Sebagaimana diketahui bahwa setiap peringatan hari tersebut semua pihak diminta untuk menyadari dan mau menciptakan lingkungan yang bebas dari asap rokok. Alhasil, semua orang bisa bernapas lega dengan menghirup udara bersih. Imbauan tersebut untuk sebagian orang tentu tidak mudah mematuhinya, apalagi bagi perokok aktif. Sulit memang untuk berhenti merokok meski dalam setiap bungkus rokok pemerintah atau pengusaha selalu mencantumkan tentang peringatan bahaya rokok. Peringatan tersebut adalah "merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin". Peringatan tersebut ada di setiap bungkus rokok. Akan tetapi, hal itu tidak membawa pengaruh yang cukup signifikan untuk mengatakan berhenti merokok.
Keadaan ini dapat kita lihat dengan besarnya nyali perokok untuk mengisap rokoknya, kemudian mengepulkan asapnya. Menyikapi hal demikian, dan meskipun 'bukan merupakan' kebutuhan pokok, rokok sangat digemari oleh banyak orang. Dalam realitas kehidupan sehari-hari, rokok merupakan barang yang sering dibeli oleh konsumen secara terus-menerus, tanpa peduli berapa pun harganya. Penanggulangan masalah rokok di Indonesia memang sangat dilematis. Di satu sisi, industri rokok dianggap sebagai penghasil pajak paling besar dibandingkan dengan sektor lain.
Misalnya, dapat memberikan kontribusi terhadap pemasukan keuangan negara berupa pembayaran cukai. Singkat kata, industri rokok adalah industri padat karya dan memberikan sumbangan yang cukup besar dalam perekonomian bangsa. Seperti di Kudus misalnya, banyak masyarakat di sana yang mata pencahariannya bergantung pada industri rokok. Kemudian di bidang olahraga pun pabrik rokok sering menjadi sponsor utama yang tidak kalah pentingnya.
Keadaan tersebut sangat menyulitkan bagi pemerintah untuk mengurangi produksi rokok mengingat keberadaannya yang cukup penting di segala lini kehidupan masyarakat. Meski keberadaannya memegang peranan penting bagi kehidupan masyarakat, tetapi banyak penyakit yang ditimbulkan akibat merokok. Penyakit tersebut merupakan penyebab kematian utama. Beberapa penyakit yang cukup berisiko tinggi pun siap menghampiri pemakainya, seperti impotensi, kanker paru-paru, jantung koroner,
bronchitis kronis, dan sebagainya.
Penelitian para ahli saraf dari tim Jurusan Neurologi Universitas Cincinnati, Amerika Serikat yang telah melakukan penelitian selama 20 tahun, bahkan membuktikan bahwa merokok menyebabkan stroke jenis subarachnoid hemorrage (SAH) yang ditandai dengan pendarahan otak.
Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Tjandra Yoga Aditama mengatakan mengisap satu hingga sembilan batang rokok sehari meningkatkan risiko kanker paru 4,6 kali lipat dibandingkan dengan tidak merokok. Sementara itu, penelitian terakhir oleh United State Surgeon General (AS) menunjukkan ada 10 tipe kanker yang disebabkan oleh rokok. Mereka juga menemukan bahwa pria perokok akan meninggal 13,2 tahun lebih muda dibandingkan dengan yang bukan perokok, sedangkan wanita perokok meninggal 14,5 tahun lebih muda.
Hal yang lebih mengejutkan, menurut laporan Departemen Kesehatan AS bahwa penyebab tertinggi kasus kematian dalam setiap tahun di AS ternyata penyakit akibat merokok. Urutan dari tujuh penyebab kasus kematian terbanyak di AS yang dikutip dari laporan kematian tahunan (Comparative Causes Of Annual Deaths) selama tahun 2000 dari United States Department of Health and Human Services, Centers for Disease Control (dibulatkan dalam ribuan) adalah:
• Penyakit akibat merokok 430.000 orang.
• Minuman keras 81.000 orang.
• Kecelakaan lalulintas 41.000 orang.
• Pembunuhan 30.000 orang.
• Bunuh diri 19.000 orang.
• AIDS 17.000 orang.
• Penyalahgunaan obat 14.000 orang.
Dari gambaran data tersebut, tampak bahwa di negara yang menghalalkan minuman keras pun, kematian akibat merokok (430.000) jauh lebih besar dari kematian akibat minuman keras (81.000). Kematian akibat merokok di Amerika Serikat hampir enam kali lebih besar daripada kematian akibat minuman keras. (Mas Ahmad Yasa, hal.207).
Di Indonesia, perkembangan kebiasaan merokok terus saja meningkat dari waktu ke waktu, tetapi kita tidak boleh berhenti untuk mengingatkan masyarakat akan bahaya rokok bagi kesehatan. Untuk itu, sangatlah perlu masyarakat diberikan penyuluhan tentang bahaya rokok. Penyuluhan itu bertujuan mensosialisasikan kebiasaan merokok yang bisa membunuh. Namun yang lebih utama, penyuluhan tersebut harus ditujukan kepada remaja. Kebanyakan para perokok mulai mengisap rokok pada usia remaja. Dan yang lebih penting di sekolah-sekolah, penerapan hukuman bagi siswa yang kedapatan merokok harus diberikan sanksi yang lebih serius.
Di samping itu, bagi mereka yang belum bisa berhenti merokok, hendaknya dapat merokok di ruang-ruang tertentu sebagai kawasan bebas rokok. Singapura menerapkan ruang khusus sebagai kawasan bebas rokok, kemudian juga negara itu menegaskan bahwa mesin penjual rokok dinyatakan ilegal dan melarang perusahaan rokok menjadi sponsor acara publik (Ardiningtiyas, 2006)
Beberapa negara telah menerapkan aturan cukup keras bagi para perokok. Di Indonesia, perlu juga dipikirkan langkah-langkah untuk membuat aturan yang tegas. Kebijaksaan dan aturan itu paling tidak dapat memberikan kenyamanan bagi orang yang tidak merokok. Namun, yang lebih utama adalah untuk menjaga perkembangan hak-hak remaja ataupun anak-anak untuk tumbuh dalam lingkungan yang bebas dari asap rokok. Kondisi ini harus segera diantisipasi, sebab jika tidak dikhawatirkan kebiasaan merokok di kalangan generasi muda akan meningkat dan itu sangat berpengaruh terhadap penurunan kualitas sumber daya manusia sebagai generasi penerus bangsa.
Semoga saja dalam memperingati hari bebas rokok sedunia kali ini, masyarakat bisa menyadari akan bahaya rokok bagi kesehatan. Dengan demikian, bagi perokok atau yang baru mencoba untuk merokok hendaknya segera menghentikan kebiasaan tersebut, dengan menegaskan kepada diri sendiri bahwa merokok lebih banyak ruginya daripada manfaatnya.
Cari
BAB II
ISI
Pembahasan Masalah
Zat apa saja yang terdapat dalam sebatang rokok? Nikotin merupakan zat utama yang terdapat pada rokok. Namun, lebih dari 700 jenis bahan kimia tambahan kemungkinan digunakan oleh perusahaan rokok untuk menambah kenikmatan merokok. Beberapa bahan bahkan begitu beracun sehingga beberapa pabrik rokok besar biasanya akan memiliki standar yang tinggi untuk membuang bahan-bahan beracun yang sangat berbahaya tersebut.
Perokok pasif bisa mendapat dampak negatif yang lebih mengerikan jika asap rokok dihirup mereka. Selain itu, asap rokok mengandung 4.000 zat kimia, termasuk arsenik, aseton, butan, karbon monoksida, dan sianida. Asap rokok yang dihirup oleh perokok maupun perokok pasif akan menganduk 43 zat yang diketahui menyebabkan kanker. Itu sebabnya bagi perokok pasif bisa mendapat dampak negatif yang lebih mengerikan jika asap rokok dihirup mereka.
Setiap tanggal 31 Mei masyarakat dunia kembali memperingati Hari Bebas Tembakau Sedunia" (No TobaccoDay). Sebagaimana diketahui bahwa setiap peringatan hari tersebut semua pihak diminta untuk menyadari dan mau menciptakan lingkungan yang bebas dari asap rokok. Alhasil, semua orang bisa bernapas lega dengan menghirup udara bersih. Imbauan tersebut untuk sebagian orang tentu tidak mudah mematuhinya, apalagi bagi perokok aktif. Sulit memang untuk berhenti merokok meski dalam setiap bungkus rokok pemerintah atau pengusaha selalu mencantumkan tentang peringatan bahaya rokok. Peringatan tersebut adalah "merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin". Peringatan tersebut ada di setiap bungkus rokok.Akan tetapi, hal itu tidak membawa pengaruh yang cukup signifikan untuk mengatakan berhenti merokok.
Keadaan ini dapat kita lihat dengan besarnya nyali perokok untuk mengisap rokoknya, kemudian mengepulkan asapnya. Menyikapi hal demikian, dan meskipun 'bukan merupakan' kebutuhan pokok, rokok sangat digemari oleh banyak orang. Dalam realitas kehidupan sehari-hari, rokok merupakan barang yang sering dibeli oleh konsumen secara terus-menerus, tanpa peduli berapa pun harganya. Penanggulangan masalah rokok di Indonesia memang sangat dilematis. Di satu sisi, industri rokok dianggap sebagai penghasil pajak paling besar dibandingkan dengan sektor lain. Misalnya, dapat memberikan kontribusi terhadap pemasukan keuangan negara berupa pembayaran cukai. Singkat kata, industri rokok adalah industri padat karya dan memberikan sumbangan yang cukup besar dalam perekonomian bangsa. Seperti di Kudus misalnya, banyak masyarakat di sana yang mata pencahariannya bergantung pada industri rokok. Kemudian di bidang olahraga pun pabrik rokok sering menjadi sponsor utama yang tidak kalah pentingnya. Keadaan tersebut sangat menyulitkan bagi pemerintah untuk mengurangi produksi rokok mengingat keberadaannya yang cukup penting di segala lini kehidupan masyarakat.
Bahaya Rokok
Apa saja akibat buruk dari gaya hidup yang merusak kesehatan ini? Apa saja penyakit yang disebabkan karena merokok? Berikut ini beberapa penyakit dan dampak negatif yang disebabkan karena merokok:
• Penyakit Jantung
Rokok juga merupakan salah satu penyebab utama serangan jantung. Kematian seorang perokok akibat penyakit jantung lebih banyak dibanding kematian akibat kanker paru-paru. Bahkan rokok rendah tar atau rendah nikotin tidak akan mengurangi risiko penyakit jantung. Karena beberapa dari rokok-rokok yang menggunakan filter meningkatkan jumlah karbon monoksida yang dihirup, yang membuat rokok tersebut bahkan lebih buruk untuk jantung daripada rokok yang tidak menggunakan filter.
Nikotin yang dikandung dalam sebatang rokok bisa membuat jantung Anda berdebar lebih cepat dan meningkatkan kebutuhan tubuh Anda akan oksigen. Asap rokok juga mengandung karbon monoksida yang beracun. Zat beracun ini berjalan menuju aliran darah dan sebenarnya menghalangi aliran oksigen ke jantung dan ke organ-organ penting lainnya. Nikotin dapat mempersempit pembuluh darah sehingga lebih memperlambat lagi aliran oksigen. Itu sebabnya para perokok memiliki risiko terkena penyakit jantung yang sangat tinggi.
• Kanker Paru-Paru
Asap rokok dari tembakau mengandung banyak zat kimia penyebab kanker. Asap yang diisap mengandung berbagai zat kimia yang dapat merusak paru-paru. Zat ini dapat memicu terjadinya kanker khususnya pada paru-paru. Kanker paru-paru merupakan kanker yang paling umum yang diakibatkan oleh merokok. Penyebaran kanker paru-paru dalam tubuh terjadi secara senyap hingga menjadi stadium yang lebih tinggi. Dalam banyak kasus, kanker paru-paru membunuh dengan cepat.
• Emfisema
Perokok berat yang sudah bertahun-tahun akan mengalami emfisema. Emfisema merupakan penyakit yang secara bertahap akan membuat paru-paru kehilangan elastisitasnya. Jika paru-paru kehilangan keelastikannya, maka akan sulit untuk mengeluarkan udara kotor. Tanda-tandanya adalah mulai mengalami kesulitan bernapas pada pagi dan malam hari. Lalu mudah terengah-engah. Tanda lainnya adalah sering mengalami flu berat, disertai dengan batuk yang berat, dan mungkin dengan bronkhitis kronis. Batuknya sering kali tidak berhenti dan menjadi kronis.
• Lebih Cepat Tua
Hasil penelitian terhadap para perokok menunjukkan bahwa wajah para perokok pria maupun wanita lebih cepat keriput dibandingkan mereka yang tidak merokok. Proses penuaan dini tersebut meningkat sesuai dengan kebiasaan dan jumlah batang rokok yang dihisap. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa para perokok berat memiliki keriput pada kulit hampir lima kali lipat dibandingkan orang yang tidak merokok. Bahkan proses penuaan dini sudah dimulai bagi para remaja yang merokok seperti kulit keriput, gigi menguning, dan nafas tak sedap.
• Kerusakan Tubuh
Dampak negatif merokok tidak hanya membahayakan paru-paru, jantung, dan saluran pernapasan. Kebiasaan merokok menurut penelitian bisa merusak jaringan tubuh lainnya. Belasan penyakit yang berkaitan dengan penggunaan tembakau bahkan mencakup pneumonia (radang paru-paru), penyakit gusi, leukemia, katarak, kanker ginjal, kanker serviks, dan sakit pada pankreas. Penyebabnya karena racun dari asap rokok menyebar ke mana-mana melalui aliran darah. Merokok dapat mengakibatkan penyakit di hampir setiap organ tubuh.
Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Tjandra Yoga Aditama mengatakan mengisap satu hingga sembilan batang rokok sehari meningkatkan risiko kanker paru 4,6 kali lipat dibandingkan dengan tidak merokok. Sementara itu, penelitian terakhir oleh United State Surgeon General (AS) menunjukkan ada 10 tipe kanker yang disebabkan oleh rokok. Mereka juga menemukan bahwa pria perokok akan meninggal 13,2 tahun lebih muda dibandingkan dengan yang bukan perokok, sedangkan wanita perokok meninggal 14,5 tahun lebih muda. Hal yang lebih mengejutkan, menurut laporan Departemen Kesehatan AS bahwa penyebab tertinggi kasus kematian dalam setiap tahun di AS ternyata penyakit akibat merokok. Urutan dari tujuh penyebab kasus kematian terbanyak di AS yang dikutip dari laporan kematian tahunan (Comparative Causes Of Annual Deaths) selama tahun 2000 dari United States Department of Health and Human Services, Centers for Disease Control (dibulatkan dalam ribuan) adalah:
• Penyakit akibat merokok 430.000 orang.
• Minuman keras 81.000 orang.
• Kecelakaan lalulintas 41.000 orang.
• Pembunuhan 30.000 orang.
• Bunuh diri 19.000 orang.
• AIDS 17.000 orang.
• Penyalahgunaan obat 14.000 orang.
Dari gambaran data ini, tampak bahwa di negara yang menghalalkan minuman keras pun, kematian akibat merokok (430.000) jauh lebih besar dari kematian akibat minuman keras (81.000). Kematian akibat merokok di Amerika Serikat hampir enam kali lebih besar daripada kematian akibat minuman keras. (Mas Ahmad Yasa, hal.207).
Di Indonesia, perkembangan kebiasaan merokok terus saja meningkat dari waktu ke waktu, tetapi kita tidak boleh berhenti untuk mengingatkan masyarakat akan bahaya rokok bagi kesehatan. Untuk itu, sangatlah perlu masyarakat diberikan penyuluhan tentang bahaya rokok. Penyuluhan itu bertujuan mensosialisasikan kebiasaan merokok yang bisa membunuh. Namun yang lebih utama, penyuluhan tersebut harus ditujukan kepada remaja. Kebanyakan para perokok mulai mengisap rokok pada usia remaja. Dan yang lebih penting di sekolah-sekolah, penerapan hukuman bagi siswa yang kedapatan merokok harus diberikan sanksi yang lebih serius. Di samping itu, bagi mereka yang belum bisa berhenti merokok, hendaknya dapat merokok di ruang-ruang tertentu sebagai kawasan bebas rokok.
Kondisi ini harus segera diantisipasi, sebab jika tidak dikhawatirkan kebiasaan merokok di kalangan generasi muda akan meningkat dan itu sangat berpengaruh terhadap penurunan kualitas sumber daya manusia sebagai generasi penerus bangsa. Semoga saja dalam memperingati hari bebas rokok sedunia kali ini, masyarakat bisa menyadari akan bahaya rokok bagi kesehatan. Dengan demikian, bagi perokok atau yang baru mencoba untuk merokok hendaknya segera menghentikan kebiasaan tersebut, dengan menegaskan kepada diri sendiri bahwa merokok lebih banyak ruginya daripada manfaatnya.
BAB III
PENUTUP
A. SIMPULAN
1. Rokok merupakan suatu yang delimatis karena disamping pemerintah memerangi akan tetapi disisi lain rokok merupakan sumber pemasukan negara dengan pembayaran cukai.
2. Rokok mengandung berbagai zat berbahaya yang dapat membayakan kesehatan.
3. Rokok lebih banyak merugikan dari pada manfaatnya.
B. SARAN
1. Bagi para perokok sebaiknya merokok ditempat yang sudah disediakan (smoking area) sehingga para orang di sekitarnya tidak terganggu dengan asap rokok.
2. Untuk mengatasi permasalahan rokok sebaiknya pemerintah menutup pabrik rokok secara bertahap. Sehingga kerugian yang ditimbulkan oleh rokok dapat teratasi.
DAFTAR PUSTAKA
Dr. Aiman Husaini, 2009. Tobat Merokok. Jakarta: PT Mizan Publika
Leonardo Paskah S (Majalah Dokter Kita, Edisi Februari 2008)
http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/opini/1id61507.html 3 Juni 2008
http://www.wikimu.com/News/Print.aspx?id=6332
Sinopsis Cerpen (Makna Kehidupan)= Fiksi
Menceritakan tentang kegigihan seorang mahasiswa dalam menjalani rutinitas hidupnya. Dia bernama Joyo (20) anak sulung dari empat bersaudara sekarang menjadi seorang mahasiswa jurusan Teknologi Pendidikan di salah satu Universitas Negeri di Surabaya. Dia memiliki keluarga yang sangat harmonis. Kedua orang tuanya berprofesi sebagai guru honorer. Gaji dari orang tuanya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup keseharian. Meskipun dalam hidupnya sederhana tapi dia selalu bersyukur kepada Alla SWT karena segala riski yang diperoleh hanya pemberian darinya.
Dalam membiayai kuliahnya dia harus mencari tambahan uang dari kerja serabutan dan mencari beasiswa dari pemerintah. Pada waktu liburan dia manfaatkan untuk membantu orang tuanya di desa menggarap sepetak sawah peninggalan dari orang tua. Kakaknya di rumah terkadang juga membantu biaya kuliahnya. Dihati kecilnya berkata sungguh berat menjalani kehidupan ini, akan tetapi dia mempunyai motivasi untuk menjadi seorang guru agar kelak dapat mengamalkan ilmu dari apa yang diperoleh dari semasa kuliahnya.
Masa kuliah terus dia jalani dengan penuh semangat 45’ pantang menyerah sehingga dia dapat menyelesaikan studinya 3,5 tahun lulus dengan predikat Cumlaude (dengan pujian). Setelah lulus dia mengabdikan diri pada dunia pendidikan di salah satu sekolah swasta. Meskipun gaji yang diperolehnya dari mengajar tidak begitu besar dia tetap mejalankan profesinya sebagai guru. Dia memegang prinsip bahwa ilmu harus diamalkan dan mencari ilmu harus dengan sabar dan iklas.
Karangan non fiksi
Manfaat Olahraga Bagi Kesehatan
Olahraga, manfaat olahraga apa sih?hhh, banyaaaak sekali sebenarnya manfaat olahraga bagi tubuh, namun secara umum olahraga sangat berguna untuk menyehatkan diri, baik jasmani juga rohani.
Kesehatan olahraga adalah upaya kesehatan yang memanfaatkan aktivitas fisik atau olahraga untuk meningkatkan derajat kesehatan. Aktivitas fisik atau olah raga merupakan sebagian kebutuhan pokok dalam kehidupan sehari-hari karena dapat meningkatkan kebugaran yang diperlukan dalam melakukan tugasnya. Dengan majunya dunia teknologi memudahkan semua kegiatan sehingga menyebabkan kita kurang bergerak, seperti penggunaan remote kontrol, komputer, lift dan tangga berjalan, tanpa dimbangi dengan aktifitas fisik yang akan menimbilkan penyakit akibat kurang gerak.
Kenapa saya katakan olahraga baik untuk rohani juga, karena ” Dalam Tubuh Yang Sehat Terdapat Jiwa Yang Sehat ” dan sebuah penelitian menunjukkan bahwa olahraga secara bawah sadar dapat menimbulkan perasaan bahagia, berpikiran jernih bahkan jika dilakukan sedikitnya 10 menit setiap hari dapat membuat mental menjadi lebih sehat. Tapi ini bukan berarti pasien RSJ yang selalu olahraga akan membaik mentalnya dengan selalu berolahraga, untuk kasus yang berat seperti di RSJ ada porsi olahraga yang berbeda.
Untuk itu untuk anda yang saat ini mungkin merasa kurang dalam berolahraga segera ubah
Manfaat olahraga untuk kesehatan tubuh kita memang sudah lama terbukti. Latihan olahraga penting tidak hanya penting untuk memelihara kebugaran fisik tetapi juga kesehatan mental. Cukup dengan menggerakkan tubuh selama 10 menit setiap hari kesehatan mental kita akan meningkat cepat. Selain itu daya pikir akan bertambah jernih dan yang menggembirakan dapat mengurangi ketegangan alias stress serta membuat perasaan menjadi riang selalu. Menurut para ahli olahraga ada 8 manfaat olahraga yang dapat menyehatkan mental kita diantaranya :
1. Olahraga mengurangi stres
Setiap manusia normal pernah mengalami stres atau ketegangan. Apakah stres tersebut disebabkan karena masalah ekonomi seperti inflasi atau devaluasi, masalah pergaulan atau retaknya hubungan suami istri, urusan kantor yang tidak pernah selesai, ujian akhir yang akan dihadapi, keputusan salah yang telah diambil atau mungkin keragu-raguan untuk mengambil keputusan.
Semua manusia pernah mengalami stres; dan Anda harus tahu bagaimana mengatasinya! Banyak oarang menderita penyakit, putus asa, bahkan mati mendadak disebabkan stres!
Bagaimana caranya Anda dapat mengindari stres? Ternyata olahraga dapat menolong Anda untuk mengatasi stres. Bagaimana? Untuk itu kita perlu melihat bagaimana kerja otot yang kita miliki. Berolahraga dapat membantu kita mengurangi kegelisahan hati dan bahkan dapat melawan kemarahan.
Alasannya, kalau jantung kita bekerja pada saat berolahraga, maka otomatis konsentrasi pikiran tidak akan terfokus pada urusan pekerjaan lagi. Selain dapat mengalihkan pikiran, aerobik yang rutin juga dapat meningkatkan ketahanan kardiovaskular, sehingga nantinya kita dapat bersikap tidak terlalu berlebihan dalam menyikapi suatu masalah. Aktifitas yang terbukti efektif dalam melawan ketegangan otak adalah aerobik macam berjalan kaki, bersepeda, renang, jogging dan yoga.
2. Olahraga dapat meningkatkan kekuatan otak
Sudah bukan rahasia lagi kalau kegiatan fisik yang rutin dilakukan bisa meningkatkan daya reaksi, konsentrasi, kreativitas dan kesehatan mental kita. Hal ini dikarenakan tubuh memompa lebih banyak darah sehingga kadar oksigen dalam peredaran darah juga meningkat yang ujungnya mempercepat pemasukkan darah ke otak.
3. Mempengaruhi hormon Endogenous opioids
Dalam keajaiban tubuh manusia, para ilmuan baru-baru ini telah menemukan satu sistem hormon yang berfungsi sebagai morphine yang disebut endogenous opioids. Hal ini cukup menarik perhatian sebab reseptornya didapatkan di dalam hipotalamus dan sistem limbik otak, daerah yang berhubungan dengan emosi dan tingkah laku manusia. Sistem hormon endogenous opioids, salah satunya ialah beta-endorphin, bukan hanya mengurangi perasaan nyeri dan memberikan kekuatan menghadapi kanker saja, tetapi juga menambah daya ingat, menormalkan selera, seks, tekanan darah dan ventilasi.
Saat berolahraga, kelenjar pitutiari menambah produk beta-endorphin; dan sebagai hasilnya konsentrasi beta-endorphin naik di dalam darah yang dialirkan juga ke otak, sehingga mengurangi nyeri, cemas, depresi dan perasaan letih.
4. Meningkatkan gelombang otak alfa
Penelitian menunjukkan bahwa olahraga, ada penambahan gelombang alfa di otak. Gelombang otak alfa sudah lama diketahui yang berhubungan dengan rileks dan keadaan santai seperti pada waktu bermeditasi. Gelombang alfa ini terlihat pada seorang yang jogging untuk 20 sampai 30 menit, dan tetap dapat diukur setelah olahraga tersebut berakhir.
5. Penyalur saraf otak
Olahraga akan dapat memperlancarkan kegiatan penyalur saraf di dalam otak. Hasil penelitian dalam hal ini dapat menyampaikan bahwa olahraga dapat menaikkan tingkat norepinephrine, dopamine, dan serotonin di dalam otak, dengan demikian mengurangi depresi. Telah terbukti bahwa penyalur saraf otak seperti norepinephrine (NE) dan serotonin (5 - HT) terlibat dalam depresi dan schizophrenia.
Tubuh yang sehat hidup dalam ketenangan. Anda tidak akan merasakannya dari dalam keluar keharmonisan dan damai. Bila olahraga akan memberikan kesehatan tubuh yang baik, dan juga ketenangan pikiran serta pencapaian intelek yang lebih tinggi, mengapa kita tidak segera berolahraga dari sekarang.
6. Olahraga dapat melawan penuaan
Penelitian baru-baru ini membuktikan bahwa dengan hanya berolahraga ringan seperti berjalan kaki saja dapat membantu tubuh mencegah penurunan daya kerja otak pada wanita lanjut usia. Semakin lama dan seringnya kegiatan berjalan kaki ini dilakukan maka ketajaman pikiran juga akan semakin membaik.
7. Olahraga dapat meningkat perasaan bahagia
Banyak orang yang terkena depresi atau sakit hatinya memakai obat penenang sebagai jalan keluar. Sekarang jalan menuju kebahagian secara alami dapat diraih dengan menggerakkan tubuh secara rutin. Olahraga terbukti manjur dalam meningkatkan hormon penumbuh rasa bahagia dalam otak kita, seperti adrenalin, serotonin, dopamin dan endorphin, yang merupakan pembunuh nomor satu penyakit hati.
Sebuah survey di Inggris melaporkan 83% penderita depresi bergantung pada aktifitas olahraga dalam memperbaiki perasaan hati dan mengurangi kecemasan. Berolahraga selama 16 minggu secara rutin pada orang yang memiliki kadar depresi yang sedang mendapatkan efek bahagia.
8. Olahraga dapat meningkatkan kepercayaan diri
Sekarang rasa percaya diri dapat dicapai tidak hanya dengan mengandalkan keindahan fisik lagi. Sebuah studi kasus di AS membuktikan kalau para remaja yang aktif berolahraga memiliki kadar kepercayaan diri yang sama kuat dengan teman-teman mereka yang memiliki tubuh dan penampilan indah. Kemantapan diri ini terletak pada hasil yang mereka dapatkan, yakni citra tubuh yang sehat dan kekuatan fisik yang prima, bukan semata giat berolahraga karena terobsesi dengan figur fisik para model di sampul majalah.
KARANGAN FIKSI
Kisah Awal jadi Mahasiswa
Disini saya akan menceritakan sedikit karakter dari karyawan – karyawan paman mahasiswa ini, mas pur adalah karyawan paling baru dan dia masih pemula dan masih belajar sama seperti mahasiswa tersebut. Adapun mas hani adalah karyawan yang sudah hampir 1 tahun menggeluti pekerjaan editing ini jadi dia ini sudah sedikit menguasai dalam hal editing video. Dan yang terakhir adalah mas eko dan mas narto, mereka sudah bertahun – tahun menjadi karyawan dari paman mahasiswa tersebut, jadi mereka sudah mahir dalam dunia editing, saya dapat mengatakan bahwa mereka layak diberi sebutan Master of video editing karena mereka selalu berkembang dan sudah menguasai trik – trik seorang editor professional. Semua karyawan dari paman mahasiswa tersebut mayoritas masih muda sekitar berumur 22 tahun, jadi masih seumuran dengan mahasiswa tersebut. Dan mereka juga anaknya baik – baik dan tidak sombong, mereka tidak segan untuk mengajari mahasiswa tersebut untuk bisa menjadi editor yang baik.
Akan tetapi biasanya mahasiswa ini sering belajar dalam hal editing video ini dengan mas narto, karena cara dia menyampaikan ilmunya mudah dipahami dan konkrit, sedangkan mas eko, walaupun dia mempunyai banyak ilmu dalam editing video, tapi dia sulit untuk mengutarakan ilmunya melalui kata – kata. Dan mahasiswa ini semakin mengerti tentang apa itu audio dan video. Disinilah mahasiswa ini mendapatkan pengalaman dan dia semakin bersemangat untuk menuntaskan prodinya, dan juga selain kuliah dia juga mempunyai aktivitas lain yaitu memperdalam dunia video editing, syukur alhamdulillah mahasiswa ini juga di gaji dalam mengembangkan usaha pamannya tersebut. Jadi hasil keringatnya mahasiswa ini sudah bisa jadi uang, he he he.
Dan untuk waktunya, dia pintar banget untuk mengatur waktunya dalam hal kuliah, mengerjakan tugas kuliah dan dalam aktivitas lainnya yaitu membantu usaha pamannya tersebut, namun disini dia tetap lebih mengutamakan prodinya dan sampai sekarang aktivitas perkuliahannya tidak terganggu oleh aktivitas lainnya.
Dan kebetulan lagi hal ini sangat membantu dalam kegiatan study nya karena prodi Teknologi Pendidikan itu ada hubungannya dengan audio dan video, jadi di sini dia sudah memperoleh banyak pengalaman tentang audio dan video sehingga dapat mendorong dia untuk semangat menekuni prodinya tersebut. Sebelum tahu hal ini dia masih bimbang akan prodi yang diambilnya karena prodi ini merupakan pilihan keduanya saat mengikuti tes masuk perguruan tinggi dan tidak tahu pasti dalamnya prodi Teknologi Pendidikan tersebut, tapi setelah dia memperoleh pengetahuan dari usaha yang digeluti pamannya, jadi sekarang dia yakin akan prodi yang diambilnya. Dan seiring berjalannya waktu dia semakin bahagia dan nyaman atas semua yang terjadi pada dirinya saat ini karena dia bisa lebih mandiri dan dengan kehidupannya saat ini dia semakin paham betapa ketatnya persaingan dalam sumber daya manusia saat ini, hal itu semakin menambah semangatnya untuk lebih mengoptimalkan lagi pengetahuannya sehingga dia yakin bahwa suatu saat nanti dia akan menjadi orang sukses dalam hal belajar maupun bekerja, da dia mempunyai semboyan “Bukan kita ada di tangan dunia tapi dunia ada di tangan kita”, jadi kita tidak boleh tergerus oleh perkembangan zaman yang semakin canggih akan teknologi
Dari sini kita dapat menarik kesimpulan bahwa mahasiswa ini awal jadi mahasiswa dapat dikatakan tidak tahu apa – apa tentang dalamnya prodi Teknologi Pendidikan karena prodi ini pilihan kedua saat dia mengikuti tes masuk perguruan tinggi, namun setelah dia mendalami profesi editor dan sharing dengan teman – temannya, dia mendapat begitu banyak pengetahuan dan pengalaman tentang prodinya, akhirnya sekarang dia sudah sedikit demi sedikit paham akan dalamnya Teknologi Pendidikan, itulah kisah awal seorang mahasiswa yang dapat dikatakan dulunya dia tersesat dalam prodinya yakni Teknologi Pendidikan, namun kenyataan saat ini terbalik dengan dulu, dia anggap sebuah keberuntungan dapat memilih prodi ini, karena baginya saat ini Teknologi Pendidikan adalah sebuah prodi yang fleksibel dan mempunyai masa depan yang cerah.
PENDIDIKAN SEKSUAL SEJAK DINI
Pendidikan seksual sejak usia dini sangat dibutuhkan saat ini, hal ini disebabkan karena generasi sekarang sudah mengalami tanda-tanda atau gejala-gejala yang dinamakan sebagai krisis moral. Sehingga sejak usia dini anak-anak perlu mendapatkan pengetahuan yang cukup tentang pendidikan sexual sejak usia dini agar tidak mengalami krisis moral yang sebenarnya pada saat mereka beranjak dewasa, serta dapat terhindar dari bahaya pergaulan bebas dan sex bebas / free sex yang semakin tidak terkendali yang kebanyakan sering terjadi di kota-kota besar misalnya di kota Surabaya. Agar kedepannya nanti anak-anak tidak menjadi generasi yang rusak moralnya, maka sebagai orang tua wajib dan harus tetap selalu mengawasi berbagai macam perubahan yang dialami oleh anak-anaknya serta mencari berbagai informasi dan referensi yang berkaitan dengan pendidikan seks melalui buku, internet ataupun seorang pakar / ahli dibidangnya, sehingga orang tua bisa menerangkan dan menjelaskan apa itu seks serta apa saja yang dibicarakan tentang seks sesuai tingkatan usia atau tingkatan pendidikan seorang anak.
Berbicara tentang seks dalam pemikiran seseorang pasti berbeda-beda, ada yang berpikiran positif ada pula yang berpikiran negatif. Salah satu cara untuk mengarahkan anak agar selalu berpikiran positif tentang seks sampai dia beranjak dewasa adalah memberikan pendidikan seks sejak usia dini. Pendidikan seks di Indonesia kurang diperhatikan, sebab kebanyakan orang Indonesia menganggap bahwa seks adalah sesuatu hal akan diketahui dengan sendirinya seiring pertumbuhannya sebagai manusia, contohnya apabila anak sedang bertanya tentang sesuatu hal yang berhubungan dengan seks setelah melihat acara yang disajikan di Televisi “ma, adik bayi itu datangnya dari mana?”
Sebagai orang tua kebanyakan akan memberikan jawaban yang tidak masuk akal atau bahkan mengalihkan perhatian serta menutup-nutupi hal tersebut sehingga akhirnya anak akan menjadi salah persepsi tentang hal tersebut.
Pendidikan seks tidak berbicara tentang anggota tubuh saja tetapi dapat didefinisikan sebagai pendidikan mengenai anatomi organ tubuh yang dapat dilanjutkan pada reproduksi sexsual, karena dengan sendirinya anak akan tahu mengenai seksualitas dan akibat-akkibatnya bila dilakukan tanpa mematuhi aturan hukum, agama, dan adat istiadat serta kesiapan mental dan material seseorang. “Pendidikan seks bagi anak wajib diberikan orang tua sedini mungkin tepatnbya dimulai saat anak masuk play group (usia 3 – 4 tahun). Karena pada usia ini anak sudah dapat mengerti mengenai organ tubuh mereka dan dapat pula dilanjutkan dengan pengenalan organ tubuh internal”. Ungkap almamater Universitas Indonesia, Dr. Rose Mini Ap, M. Si seorang psikolog yang dihubungi okezone melalui telepon genggam. (20 / 02 / 2008)
Banyak hal sederhana yang bisa dilakukan para orang tua untuk terhindar dari rasa ketakutan dan kecemasan yang nantinya akan dihadapi oleh anak-anaknya pada saat remaja atau beranjak dewasa. Misalnya, pada saat seorang anak akan ke kamar mandi untuk mandi atau BAK / BAB. Orang tua harus mendidik dan membiasakan seorang anak agar selalu melepas pakaiannya di dalam kamar mandi dan setelah BAK / BAB anak harus selalu membersihkan alat kelaminnya sendiri. Setelah dari kamar mandi apabila anak akan berganti pakaian dibiasakan usai keluar dari kamar mandi harus memakai handuk lalu mengenakan pakaian di dalam kamar atau langsung berpakaian di dalam kamar mandi. Hal ini bertujuan agar anak memahami bahwa tidak semua orang diperbolehkan untuk menyentuh dan memperlihatkan anggota tubuhnya serta dapat membiasakan seorang anak untuk lebih belajar mandiri. Hal lain yang bisa dilakukan untuk mengajarkan anak tentang seks adalah memberikan bacaan atau tontonan yang layak misalnya tentang perkembang biakan hewan atau tumbuhan. Sehingga anak bisa mengetahui perbedaan perkembang biakan makhluk hidup yang bermacam-macam.
Setelah anak diberikan pengarahan, pendidikan, serta pengetahuan tentang seks sesuai tingkatan usia atau tingkatan pendidikan seorang anak diharapkan anak tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang negatif pada saat dia beranjak dewasa atau remaja serta anak tidak salah paham lagi tentang apa itu seks dan apa saja yang dibicarakan tentang seks serta tidak menyalahgunakan hal-hal yang berkaitan dan berhubungan dengan seks pada saat dia bergaul atau berteman. Sehingga, bisa terhindar dari bahaya pergaulan bebas dan sex bebas / free sex