PENGARUH INTERNET TERHADAP PERILAKU
PEMBELAJAR SEKOLAH MENENGAH
Internet pada awalnya dikembangkan oleh AS sekitar tahun 1970, dan semula
dipergunakan terbatas untuk keperluan militer. Internet ialah jaringan global antar komputer untuk berkomunikasi dari suatu lokasi ke lokasi lainnya di belahan dunia seperti sekolaah, universitas, institusi riset, museum, bank, perusahaan bisnis, stasiun TV, stasiun radio, ataupun perorangan. Internet mempunyai manfaat umum misalnya: mencari informasi: sekolah, pelajaran, bisnis, pekerjaan, chatting, reservasi (tiket, hotel, menjual barang, shopping), membayar (telepon, asuransi, kartu kredit), e-mail, dan diskusi secara online atau konferensi. Selain itu internet juga banyak manfaat dalam bidang pendidikan, misalnya: dalam dunia pendidikan internet dapat membantu pemelajar untuk mengakses berbagai informasi dan ilmu pengetahuan secara sharing riset antar pemelajar terutama dengan mereka yang berjauhan tempat tingggalnya.
Pada masa sekarang pengguna internet yang semakin besar dan semakin berkembang telah mewujudkan budaya internet. Internet juga berpengaruh yang besar atas ilmu dan pandangan dunia. Dengan hanya berpandukan mesin pencari seperti Geogle, pengguna di seluruh dunia mempunyai akses internet yang mudah atas bermacam-macam informasi. Disbanding dengan buku dan perpustakaan, internet melambangkan penyebaran (decentralization) / pengetahuan (knowledge) informasi dan data secara ekstrim. Hal tersebut berdampak yang negatif terhadap pembelajaran siswa. Disamping itu internet juga menyebabkan pengaruh/dampak negatif yang lainnya, misalnya: pornografi, kebencian, kejahatan, kekerasan, penipuan, pencurian dan sejenisnya. Berita seperti: pedofilia, dan pelecehan seksualpun dengan mudah di akses oleh siapapun tidak terkecuali para pemelajar. Barang-barang seperti: alcohol, narkoba, bahkan wanita tuna susilapun ditawarkan melalui internet. Tetapi dampak itu dapat dicegah apabila kita dapat meletakkan computer di ruang keluarga atau ruangan yang sering dilewati oleh orang umum bukan computer ditempatkan di kamar tidur. Batasi pemakaian computer untuk anak anda, dan orang tua harus terlibat dalam menyediakan waktu dengan anak-anak pada saat mereka sedang online. Pelajari sebanyak mungkin tentang komunitas online, mungkin saja anak-anak ini lebih mengetahui dibanding anda sendiri. Jika anda menggunakan computer bersama-sama dengan anak-anak anda, history alamat yang anda kunjungi secara sengaja maupun tidak sengaja sebaiknya di hapus agar tidak dipakai oleh anak-anak yang masih dalam proses belajar (pemelajar).
Berbagai macam kelebihan dapat kita peroleh jika informasi disajikan berupa digital. Buku yang berjilid-jilid dapat disimpan dalam bentuk file yang cukup dimuat dalam sekeping CD ROM. Akan tetapi informasi seperti ini masih tersedia dalam bentuk offline, yaitu tidak terkoneksikan ke internet. Kalau ada keluarga/teman kita di kota lain yang memerlukan data tersebut, mau tidak mau kita harus memakai jasa pos untuk mengirim CDROM tersebut. Sebagaimana dijelaskan, kelebihan informasi digital adalah “kompresi” dan kemudahan untuk ditransfer ke media elektronik lain. Kelebihan ini dimanfaatkan secara optimal oleh teknologi internet, misalnya dengan menaruhnya ke suatu website atau umumnya disebut dengan mengupload. Cara seperti ini disebut membuatnya online di dunia cyber. Jadi kita lebih mudah dalam memperoleh materi yang diberikan oleh guru/dosen pembimbing dalam proses belajar.
NIM: 091024012
0 komentar:
Posting Komentar