Sebagian orang berpandangan, bahwa perguruan tinggi tempat membentuk para cendekiawan dalam arti manusia – manusia intelektual yang memiliki sejumlah pengetahuan yang maha luas. Pandangan ini terlalu ekstreem dan akibatnya menimbulkan berbagai pengaruh yang bersifat negatif. Sehingga memunculkan sekelompok kaum intelektual yang menganggap dirinya memiliki supremasi dan hal – hal istimewa terhadap kelompok masyarakat yang lebih luas.
Ahli belajar mengemukakan dan merumuskan perbuatan belajar sebagai berikut : Belajar adalah suatu bentuk pertumbuhan atau perobahan dalam diri seseorang dinyatakan dalam cara – cara bertingkah laku yang baru berkat pengalaman dan latihan. Tingkah laku yang baru itu misalnya dari tidak tahu menjadi tahu, timbulnya pengertian – pengertian baru , perubahan dalam sikap, kebiasaan – kebiasaan, keterampilan, kesanggupan menghargai, perkembangan sifat – sifat sosial, emosional, dan pertumbuhan jasmaniah.
Banyak sekali faktor – faktor kesulitan belajar pada mahasiswa pada umumnya. Adapun faktor – faktor yang bisa menimbulkan kesulitan adalah :
1. Faktor – faktor yang bersumber dari diri sendiri
2. Faktor – faktor yang bersumber dari lingkungan sekolah
3. Faktor – faktor yang bersumber dari lingkungan keluarga
4. Faktor – faktor yang bersumber dari lingkungan masyarakat
Kurangnya minat terhadap bahan pelajaran menyebabkan kurangnya perhatian dan usaha belajar, sehingga menghambat studinya. Minat menentukan sukses atau gagalnya kegiatan seseorang. Minat yang besar akan mendorong motivasinya.
Kemampuan berpikir kritis perlu dimiliki oleh setiap mahasiswa karena banyak sekali persoalan – persoalan dalam kehidupan yang harus di pecahkan dan diselesaikan. Pemecahan masalah – masalah ini tak dapat dilaksanakan dengan kebiasaan – kebiasaan yang mekanis atau dengan kebiasaan yang rutin saja.
0 komentar:
Posting Komentar