RATNA.P 091024029
Pagi yang cerah menyelimuti dinding tembok yang terhalang oleh bambu tua dan tipis. Disebuah desa pinggiran kota. Pemuda itu melangkahkan kaki ke arah persawahan yang tidak jauh dari rumahnya. Ibunya pergi kepasar dengan berjalan kaki untuk membeli bahan resep suatu masakan untuk dijual pada sore harinya. Ayahnya sedang sibuk menurunkan dagangan buah dari truk kecil kemudian dijualnya. Saudara kandung yang lebih tua darinya sibuk menyiapkan diri untuk siap berangkat kerja. Pemuda itu membawa suatu alat yang dibawanya dari rumah untuk mengumpulkan sedikit demi sedikit sayur kangkung dipersawahan milik ayahnya itu, kemudian di ikatnya lalu dijual. Cara itu ia lakukan setelah lulus dari SMA. Mungkin dia belum mau mencari pekerjaan yang membuat hidupnya lelah. Waktu SMA dia dileskan oleh orang tuanya disebuah LBB dekat dari rumahnya. Dia cukup berbakat dalam berbahasa inggris, dia belajar dan selalu belajar.....
Setelah 1 bulan berlalu, saatnya orang tua alfan yang mendatangi kediaman pemuda itu, lalu menyerahkan sebuah amplop yang bertujuan sebagai ucapan terima kasih telah mengajari alfan berbahasa inggris....
Setelah itu pemuda menggumumkan kepada murid – muridnya untuk pindah tempat, yaitu di SD .... , mereka kelihatan gembira dan semangat belajar....
Kemajuan les – lesan ini sekarang muridnya ada yang SMP dan SMA,,,,
Kini les – lesan itu berjalan dengan bantuan infaq seikhlasnya setiap hari jum’at. Sekarang terdiri dari 4 kelas, ada fasilitas Air Minum Galon bagi murid, Listening ( VCD, TV) dapat bantuan dari warga setempat, serta proses menambah mata pelajaran Matematika. Semoga kisah ketulusan seorang pemuda ini dapat kita ambil sisi positif dan hikmahnya. Semoga pemuda itu mendapat imbalan atau balasan di akhirat. Amin.. Marilah Generasi penerus untuk tidak henti – hentinya belajar dan terus berbagi ilmu kepada sesama. Yang pasti dari cerita ini saya menjadi seorang yang ingin terus belajar agar kelak menjadi pendidik yang mengajar karena hati. TERIMA KASIH.
Cari
Diposting oleh
ratna purwanti
0 komentar:
Posting Komentar