Pentingnya Media Dalam Pembelajaran
Pada hakikatnya proses belajar mengajar adalah proses komunikasi. Kegiatan belajar mengajar di kelas merupakan suatu dunia komunikasi tersendiri dimana guru atau dosen dan siswa /mahasiswanya bertukar pikiran untuk mengembangkan ide dan pengertian. Dalam komunikasi sering timbul dan terjadi penyimpangan-penyimpangan sehingga komunikasi tersebut tidak efektif dan efisien. Dari buku Sadiman M.Sc., yang berjudulkan Media Pendidikan menerangkan bahwasannya itu terjadi dikarenakan oleh kecenderungan Verbalisme, ketidaksiapan siswa / mahasiswa, kurangnya minat dan gairah, dsb.
Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan itu adalah penggunaan media secara terintegrasi dalam proses belajar mengajar. Hal itu sangat penting sekali mengingat fungsi media selain sebagai stimulus informasi, sikap dll. Juga untuk meningkatkan keserasian dalam penerimaan informasi.
Sebagai contoh dalam pelajaran Fisika. Apabila kompetensi dasar yang ingin kita capai adalah bagaimana siswa bisa mempraktekkan gaya gesekan terjadi, maka kita bisa menggunakan beberapa media yang mungkin dapat membuat siswa semakin faham dan dapat mempraktekkannya, diantaranya adalah dengan menggunakan media pembelajaran papan tulis. Karena dengan papan tulis ini kita dapat menjelaskan kepada siswa tentang materi suatu pembelajaran dengan tulisan-tulisan yang mungkin dapat membuat siswa mengerti suatu materi pembelajaran ketimbang ketika guru hanya menjelaskan suatu materi pembelajaran dengan verbalisme saja. Mengingat media papan tulis adalah salah satu media yang sudah dianggap kuno dan ketinggalan zaman sehingga terkesan membosankan, maka sangat diperlukan kreatifitas seorang guru agar penggunaan media papan tulis bisa menjadi menyenangkan. Baik itu menyangkut bentuk, ukuran, bahan, warna bahkan tata letak papan tulis tersebut. Karena hal itu akan sangat berpengaruh terhadap penglihatan siswa dan terhadap guru yang mengajar (dalam buku Oemar Hamalik, Media Pembelajaran : 1986)
Sehubungan dengan materi pelajaran Fisika dengan pokok bahasan bagaimana terjadinya suatu gaya, dalam hal ini guru bisa menulis dan menerangkan apa saja gaya yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Paling tidak dalam hal ini, siswa sudah punya sedikit informasi atau gambaran tentang terjadinya suatu gaya.
Media pembelajaran lainnya yang dapat digunakan oleh guru adalah visual, yaitu berupa gambar-gambar. Hal itu mengingat kondisi setiap siswa yang berbeda-beda dalam memahami suatu materi pembelajaran. Dengan media pembelajaran visual (gambar), siswa dapat punya gambaran tentang materi suatu pembelajaran yang kemudian akan menjadi stimulus bagi siswa dalam memahami suatu pelajaran. Mengingat media visual akan dapat menvisualisasikan sesuatu yang akan atau sudah dijelaskan dengan lebih konkrit dan realistis.
Sehubungan dengan materi pelajaran, dalam hal ini adalah pelajaran fisika dengan pokok bahasan terjadi suatu gaya dalam kehidupan sehari-hari, setelah siswa tahu sedikit informasi dan punya gambaran tentang apa dan bagaimana suatu gaya itu terjadi, maka dengan penggunaan audio visual (TV – VCD), siswa akan dapat mengetahui proses yang sebenarnya yang terjadi. Sehingga kemudian diharapkan dengan tahu dan faham bagaimana proses kejadian yang sebenarnya, maka siswa akan dapat mengaplikasikannya dan mempraktekkan dalam kehidupan.
0 komentar:
Posting Komentar