UAN BUKAN TOLAK UKUR KELULUSAN
Dalam suatu sistem pendidikan yang berlangsung pada saat ini, banyak masalah yang dihadapi oleh pemerintah terutama Dinas Pendidikan Nasional mulai sibuk mengurusi akan adanya Ujian Akhir Nasional ( UAN ) yang dimana standart kelulusan harus dituntaskan oleh siswa dalam batasan nilai yang terus meningkat UAN yang telah diadakan pemerintah selama ini melanggar KTSP yang telah ditentukan. Selama ini KTSP adalah merupakan perkembangan dari KBK yang menggunakan metode Afektif, Kognitif dan Psikomotorik.
Untuk saat ini UAN bukanlah sebuah alat ukur untuk masuk dalam Perguruan Tinggi, karena jika seorang siswa yang tidak lulus dalam UAN maka secara otomatis dia akan Drop dan Stress, malu dengan teman-teman yang lainnya. Apabila batas nilai masuk Perguruan Tinggi tersebut ditambah maka siswa tersebut akan semakin sulit mencapai nilai maximal yang ditentukan. Contoh nyata yang ada dilingkungan kita adalah banyaknya siswa SMA yang tidak lulus harus segera mengikuti Ujian Kesetaraan Paket C yang semua itu seolah-olah dilakukan secara terpaksa hanya untuk kata LULUS dalam Ijazah yang mereka dapatkan.
Siswa saat ini kebanyakan menganggap UAN hanya sebagai tolak ukur yang diremehkan, apalagi dengan adanya kecurangan-kecurangan yang dilakukan oleh pihak dalam maupun luar sekolah. Jika dilihat dari sisi positifnya memang akan ada banyaknya siswa yang LULUS dengan hasil yang memuaskan, akan tetapi jika dilihat dari segi Negatifnya maka akan banyaknya siswa yang tidak mampu mengukur sejauh mana dia memahami pelajaran selam 9 tahun mulai dari SD sampai dia tamat SMA.
Menurut saya, UAN sekarang ini memang tidaklah seefektif yang kita kira. UAN saat ini hanyalah merupakan ajang mencari kata LULUS dalam waktu beberapa jam dalam bangku sekolah. Tidak sedikit juga kebanyakan siswa telah lebih dulu mendapatkan bocoran soal-soal dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Ketika beberapa hari sebelum UAN banyak kita jumpai pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut mulai menjalankan aksinya sebagai penjual soal-soal UAN atau jawaban-jawaban dari soal UAN itu sendiri.
Saat ini siswa haruslah di tuntut untuk memiliki mental bersaing yang tinggi, sehingga dengan adanya mental bersaing tinggi tersebut maka siswa akan merasa percaya diri dengan apa yang di hadapi sewaktu UAN. Selain itu , hendaknya siswa tidak terlena jika ada kunci jawaban UAN seperti yang telah beredar pada tahun-tahun sebelumnya.
Sekolah juga wajib mempersiapkan anak didik dengan baik. Sekolah harus dihimbau agar tidak melakukan kecurangan-kecurangan yang berarti bagi siswanya. Meskipun kita ketahui pemerintah memutuskan untuk menggelar UAN ulang, siswa tetaplah harus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Karena seorang siswalah yang akan menentukan masa depannya kelak.
Selain pihak sekolah yang harus mendukung siswa untuk bersikap baik waktu UAN, ada pihak lain yang berperan khusus untuk kebaikan anaknya yaitu peran penting orang tua dari masing-masing siswa. Orang tua hendaknya memberikan motivasi baik agar anak tidak memikul beban mental, karena jika seorang siswa sudah terbebani dengan keinginan orang tua tersebut maka ia memiliki tanggung jawab untuk membahagiakan orang tua dengan nilai tinggi dengan cara yang tidak seharusnya dia lakukan.Banyak juga siswa yang berfikiran jika UAN bukanlah kerja keras akan tetapi kerja paksa. Semakin dekatnya pelaksanaan UAN maka semakin siaplah mental siswa untuk menghadapinya apalagi dengan persyaratan kelulusan yang ditentukan .
Sebagaimana kita ketahui, ada beberapa syarat lulus UAN. Pertama, memiliki nilai rata-rata 5,50 ( batas yang ditentukan ) untuk keseluruhan mata kuliah yang di ujikan. Kemudian, nilai minimal 4,00 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lain. Kedua, khusus untuk SMK nilai ujian praktek kejuruan minimal 7,00 dan digunakan untuk menghitung nilai rata-rata UAN.
UAN bukanlah barang baru yang harus kita perdebatkan, karena setiap tahun UAN selalu diadakan walau mendapat penolakan dari siswa sendiri, yang terpenting saat ini adalah mengawal pelaksanaan UAN agar efektif dan jujur. Karena, sebanyak apapun kontroversi seputar UAN bergulir, tidak akan mempengaruhi persiapan ujian tersebut. Oleh karena itu, UAN akan tetap harus di jalankan walaupun akan banyak pertimbangan yang difikirkan oleh siswa dan pihak sekolah untuk tidak melakukan kecurangan.
Cari
Diposting oleh
eva nuri
0 komentar:
Posting Komentar