CARA MENGAJAR SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS YANG EFEKTIF
Kegiatan membuka dan menutup pelajaran dilaksanakan pada setiap awal dan akhir pelajaran. Artinya sebelum guru menjelaskan materi yang akan disampaikan, terlebih dahulu harus mengkondisikan mental dan menarik perhatian siswa pada materi yang akan dipelajari. Demikian pula, sebelum mengakhiri pelajaran, terlebih dahulu guru juga harus menutup pelajaran, misalnya dengan memberikan rangkuman dan evaluasi.
Dalam membuka pelajaran, guru hendaknya menyampaikan secara singkat tentang kompetensi dasar dan hal-hal yang dibutuhkan agar siswa mendapat gambaran jelas mengenai apa yang akan dipelajari dan cara-cara yang akan ditempuh dalam mempelajari materi pelajaran.
Menjelang akhir jam pelajaran, guru harus melakukan kegiatan menutup pelajaran, agar siswa memperoleh gambaran yang utuh tentang pokok-pokok materi pelajaran yang sudah dipelajari. Cara yang dapat dilakukan guru untuk menutup pelajaran, antara lain :
1. Meninjau kembali , apakah inti pelajaran yang telah diajarkan sudah dikuasai oleh siswa atau belum
2. Mengevaluasi, untuk mengetahui apakah siswa memperoleh wawasan yang utuh tentang sesuatu yang sudah diajarkan.
3. Memberi dorongan psikologis atau sosial, cukup dengan kalimat pujian seperti, “wah, akhirnya kita telah bekerja keras selama satu jam pelajaran ini.”
Dengan penjelasan, hasil belajar siswa adalah bisa menjelaskan kembali dengan bahasanya sendiri. Isi yang disampaikan menunjukkan “mengapa” atau “untuk apa” sesuatu terjadi demikian, yang menunjukkan “hubungan” antara dua hal atau lebih.
Selain itu, komponen-komponen keterampilan menjelaskan harus diperhatikan :
1. Pengarahan. Berarti mengantarkan siswa pada pokok persoalan yang akan dibahas dan menempatkan informasi yang akan disampaikan itu dalam suatu kerangka yang lebih luas.
2. Bahasa yang sederhana. Menggunakan bahasa yang baik dan benar, bahasa yang diucapkan hendaknya jelas kata-kata, ungkapan, maupun volume suara.
3. Menghindari kata-kata yang kabur. Seperti : yang semacam itu, kira-kira.
Menggunakan kalimat yang sederhana dan pendek, dan menghindari kalimat yang tidak jelas dan berbelit-belit.
Setiap guru sebaiknya mengetahui tipe belajar setiap siswa agar kegiatan pembelajaran dapat mencapai tujuan yang efektif, dan efisien. Pada umumnya terdapat tiga tipe belajar siswa, yaitu :
1. Tipe visual, dimana dalam belajar, siswa tipe ini lebih mudah belajar dengan cara melihat dan mengamati.
2. Tipe auditori, dimana siswa lebih mudah belajar dengan mendengarkan.
3. Tipe kinestik, dimana dalam pembelajaran siswa lebih mudah belajar dengan melakukan.
Cara-cara berikut ini dapat diterapkan untuk mengaktifkan kegiatan belajar siswa :
1. Pelajaran dimulai dengan pertanyaan
2. Debat yang efektif
3. Tim kuis
0 komentar:
Posting Komentar