Cari

PENINGKATAN KEEFEKTIFAN DAN EFISIENSI

PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS PADA SISWA SMA

Mungkin sudah puluhan bahkan ratusan lembaga pendidikan setingkat SMA menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam proses pembelajaran, misalnya SMAN 1 Sidoarjo, SMAN 15 Surabaya, SMA Al-Falah, SMAN 5 Surabaya, dan sebagainya. Namun fenomena ini jelas tidak sebanding dengan dunia kerja yang tidak hanya ratusan bahkan semua lembaga bisnis mensyaratkan akan kemampuan bahasa Inggris. Semua ini membuktikan bahwa kebutuhan bahasa Inggris dimasa sekarang merupakan suatu keharusan. Yang menjadi pertanyaan besar adalah bagaimana mengajarkan bahasa Inggris ke anak didik dengan mudah, senang, efektif dan efisien?

Secara umum, tidak semua sekolah dapat dengan mudah mencapai tujuan pembelajaran Bahasa Inggris sesuai dengan kurikulum. Masing-masing sekolah menemui kendala yang berbeda-beda dalam mencapai tujuan tersebut. Oleh karena itu, diperlukan upaya-upaya untuk meningkatkan keefektifan dan efisiensi dalam pembelajaran bahasa Inggris pada tingkat SMA. Alternatif-alternatif yang dapat digunakan untuk menunjang perbaikan kualitas siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris pada tingkat SMA, antara lain :

a) Peningkatan kualitas guru bidang studi bahasa Inggris.

b) Pemilihan materi yang sesuai dengan kebutuhan siswa.

c) Membuat suatu forum percakapan bahasa Inggris.

d) Melengkapi fasilitas-fasilitas penunjang dalam belajar bahasa Inggris.

e) Memperbaiki teknik/strategi penyampaian materi dalam pembelajaran bahasa Inggris.

f) Membagi kelas dalam beberapa grup sesuai tingkat kemampuan siswa.


Adapun rencana kegiatan/aksi dalam rangka mewujudkan upaya tersebut, antara lain :

1) Perencanaan pengajaran

Dalam pengajaran sekurang-kurangnya harus mempersiapkan hal-hal antara lain : tujuan, bahan pelajaran, kegiatan belajar mengajar, metode, media, dan sumber.

2) Penyesuaian program pembelajaran dengan situasi kelas

Penyesuaian ini dimaksudkan agar siswa tertarik dengan pembelajaran bahasa Inggris, misalnya saat siswa dalam kondisi capek karena seharian telah menerima pelajaran, maka seorang guru tetap dapat memberikan materinya melalui pembelajaran picture games atau missing lyrics.

3) Penyesuaian jenis interaksi belajar mengajar

Interaksi berlangsung tidak hanya guru kepada siswa saja, tetapi interaksi timbal balik antara guru dan siswa.

0 komentar:

Posting Komentar